Kelompok Makanan Pemicu Kanker

Sumber: Buku The Miracle of Raw Food, Penulis Prof. Dr. Hwang Sung-Joo, MD, PhD, Penerbit Qanita

“Kita adalah apa yang kita makan. Makanan yang kita telan adalah persoalan yang teramat penting. Struktur tubuh kita sangat cocok dengan makanan mentah, misalnya salad. Namun, budaya makan kita justru memilih yang sebaliknya. Maka, kita harus kembali pada pola makan alami.

Terkadang, beberapa orang pasien meminta pemeriksaan gen kanker. Persoalan ini selalu menimbulkan kembimbangan. Pada kenyataannya, “kanker aktif” ada di dalam tubuh setiap orang, dan apabila kita mengetahuinya, kita mungkin akan dilanda kekhawatiran berlebihan. Belakangan ini, tidak banyak pasien yang menginginkan pemeriksaan tersebut. Mereka pikir, ada baiknya tidak tahu sama sekali.

Namun, pemeriksaan ini tetap memberikan manfaat. Dengan mengetahuinya sedini mungkin, kita dapat melakukan upaya pencegahan sebelum kanker di dalam tubuh kita tumbuh tak terkendali. Apabila faktor-faktor pemicu kanker sudah terlihat, separti gejala over-methylation, kita harus menganggapnya sebagai sinyal peringatan. Gejala ini terkadang dapat hilang hanya dengan meningkatkan kualitas pola makan. Fakta tersebut membuat saya menyadari betapa besar dan pentingnya pengaruh pola makan dalam memicu munculnya kanker. Perkembangan sel-sel kanker dapat dipicu atau dihambat, bergantung pada pola makan kita.”

ULASAN WIED HARRY:
Cuplikan bab di atas tidak secara eksplisit menjelaskan makanan apa saja yang memicu kanker dan yang mencegah kemunculan kanker.

Kelompok makanan pemicu kanker:
Daging/ayam, susu, gula dan turunannya (sirup, permen, dll) – termasuk konsumsi pati berlebihan (nasi dkk), tepung – khususnya tepung terigu, lemak/minyak – apalagi yang telah dipanaskan dan/atau dibekukan tidak dengan cara alami, semua makanan-minuman-bumbu komersial pabrikan/olahan/kemasan/kalengan/instan/sejenisnya, semua makanan-minuman-bumbu yang dibubuhi bahan tambahan sintetis

Kelompok makanan pencegah/pengendali kanker:
Makanan asal tumbuhan (plant-based foods), terutama dikonsumsi mentah (raw food), di antaranya aneka sayur-sayuran dan buah-buahan berwarna-warni (hijau tua, hijau muda, merah, jingga, kuning, ungu, putih, dll), kacang-kacangan dan biji-bijian (kenari, kacang mete, biji bunga matahari, wijen putih/hitam, dll), aneka bumbu dan rempah segar (bawang merah, bawang putih, daun bawang, seledri, cabai, dll)

kelompok makanan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s