Banyak Gula = Ingin Cepat Mati

Sumber: Buku ‘Makan Sekali Sehari: Membuat 20 Tahun Lebih Muda’, Penulis: Dr. Yoshinori Nagumo, Penerbit: Qanita
*** Judul tulisan ini sesuai yang tercantum dalam buku ***

“… Kita sebaiknya makan setelah merasa sangat lapar. Namun umumnya orang makan ketika tiba waktu makan, meskipun tidak merasa lapar. Pada hari libur, kita mungkin makan lebih lambat daripada biasanya, lalu makan siang pada tengah hari, kemudian masih menyantap camilan sambil minum teh pada pukul 3 sore. Pada zaman dulu masyarakat Jepang memang mengenal kebiasaan minum teh saat beristirahat dari pekerjaan di ladang. Namun kebiasaan menyantap camilan sambil minum teh pada pukul 3 sore adalah budaya Inggris.

CAMILAN adalah makanan untuk anak-anak, bukan untuk orang dewasa. Gizi dalam camilan untuk anak-anak hanya diberikan sebagai penunjang pertumbuhan, bukan sebagai sumber energi. Jika dikonsumsi anak-anak, makanan tersebut tidak akan “tersisa di dalam tubuh” sehingga tidak menjadi masalah.

Ketika saya masih kanak-kanak, makanan yang disebut camilan adalah ubi, jagung, semangka, dan sejenisnya. Dahulu belum ada makanan ringan kemasan seperti sekarang. Sekarang, makanan yang disebut camilan adalah makanan olahan yang manis. Setelah memakan roti yang sangat manis, tubuh kita akan terasa panas dan mengantuk. Artinya, gula darah kita meningkat.

Tahukah Anda bahwa gula membuat tubuh kita cepat tua?

Anda mungkin telah mengetahui dampak negatif rokok bagi kesehatan, tetapi tahukah Anda bahwa dampak negatif gula lebih buruk lagi?

Mengonsumsi makanan/minuman manis dapat membuat GULA DARAH kita melebihi 140 mg/dl. Dampak negatif kadar gula darah setinggi itu setara dengan dampak yang harus ditanggung tubuh apabila seseorang mengisap 4 batang rokok. Sel-sel dalam pembuluh darah akan rusak akibat sifat racun gula. Racun itulah yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah, stroke, dan penyakit jantung koroner; serta dapat menambah timbunan lemak pada organ tubuh. Selain itu, gula juga dapat menaikkan kadar kolesterol darah. Karena kolesterol berhubungan dengan hormon seksual, pengaruhnya akan langsung terasa. Peningkatan kadar kolesterol dapat meningkatkan risiko timbulnya kanker payudara pada wanita yang telah memasuki masa menopause.

Organ tubuh pertama yang akan merasakan dampak negatif tingginya kadar gula darah adalah PANKREAS. Sel-sel Langerhans-beta dalam pankreas akan terganggu. Sel-sel ini adalah pabrik INSULIN, suatu hormon yang bertugas mengubah glukosa menjadi energi.

Jika insulin bekerja dengan baik, kadar gula darah akan menurun; tetapi sebagai gantinya, tubuh menjadi gemuk. Penyakit kencing manis (diabetes mellitus) terjadi karena insulin tidak dapat bekerja dengan baik – yang pada gilirannya akan mengakibatkan kerusakan sel-sel Langerhans – sehingga badan tidak dapat menjadi gemuk walaupun mendapatkan asupan gizi dalam jumlah besar. Hal ini menunjukkan bahwa diabetes mellitus berdampak pada kegagalan fungsi sistem pencernaan.
….
Pada zaman dulu, makanan yang disebut jajanan adalah buah-buahan atau kue-kue tradisional yang pada umumnya terbuat dari pati, salah satu jenis karbohidrat yang diserap dengan lambat oleh tubuh. Wajar saja jika kakek dan nenek kita mungkin tidak mengenal penyakit kencing manis kendati orang-orang pada zaman dulu itu mahir membuat kue. …

Beberapa orang berpikir “tidak apa-apa jika hanya sedikit”. Walaupun hanya sedikit, makanan manis tetap dapat meningkatkan kadar gula darah. Apabila Anda ingin menikmati makanan manis, pilihlah makanan yang terbuat dari pati, seperti ubi, jagung, beras, …; dan akan lebih baik lagi apabila makanan itu dikunyah terlebih dulu dengan seksama. Enzim amilase yang terdapat dalam air liur akan membantu pencernaan dengan mengubah pati menjadi gula.”

ULASAN WIED HARRY:
Yang paling mendesak dilakukan adalah mengubah pola pikir bahwa sumber rasa manis tidak harus gula. Disiplinkan diri melakukan Food Combining (FC), nikmati dan puaskan diri dengan rasa manis alami beragam buah-buahan segar lokal – pepaya, nanas, rambutan, manggis, sirsak, semangka, melon, dll – sepanjang pagi hingga siang hari, sehingga tubuh tidak perlu lagi menagih rasa manis gula.

Selain terjadi pada diri saya sendiri, banyak testimoni para Sahabat Sehat pelaku FC yang setelah disiplin menjalankan FC justru menjadi tidak merasa nyaman dengan mengonsumsi makanan-minuman manis seperti kolak, es campur, donat isi selai, apalagi yang rasa manisnya “kebangetan”. Sebenarnya ini wajar, karena sinyal alami tubuh akan bekerja dengan sensitivitas tinggi menunjukkan ambang indra perasa kita setelah tubuh terdetoks (lantaran sekian lama melakukan FC). Sebaliknya, jika kita mengklaim diri telah ber-FC tetapi hasrat menikmati rasa manis gula ternyata masih menggebu, besar kemungkinan FC yang kita lakukan belum benar.

Jika pun terpaksa harus menyajikan hidangan manis, batasi rasa manisnya hingga serendah mungkin sampai batas kenikmatan daya terima kita. Utamakan jajanan tradisional, tanpa tambahan bahan-bahan sintetis. Mengapa sebaiknya kita mengutamakan jajanan tradisional (dan buah-buahan segar lokal)?

Karena jajanan tradisional umumnya terbuat dari pati dan masih dekat dengan bentuk alaminya – contohnya getuk singkong, pisang kukus, apem tepung beras -, sehingga lebih bersahabat dengan enzim tubuh. Alasan lain jajanan tradisional dan buah lokal lebih baik bagi kita adalah karena jajanan tradisional umumnya terbuat dari bahan pangan lokal dan semua pangan lokal mengandung ikatan karbon serupa dengan ikatan karbon dalam tubuh manusia yang hidup di sekitarnya.

Makanan terbuat dari bahan-bahan yang sudah jauh dari bentuk alaminya, apalagi dibubuhi bahan-bahan sintetis, menguras enzim tubuh dan meningkatkan risiko peradangan pada organ cerna terutama ginjal, hati, pankreas, yang akan meningkatkan risiko penyakit akibat gangguan pada organ-organ tersebut beserta komplikasinya.

Image

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s