Minum Banyak Air Yang Baik, Mengurangi Berat Badan

Sumber: *The Miracle of Enzyme* Hiromi Shinya, MD, penerbit Qanita

Jika mengelilingi kota New York, Anda akan sering berpapasan dengan orang-orang gemuk yang berjalan sambil membawa air botol. Ini karena banyak minum air dianggap efektif untuk berdiet. Pemikiran bahwa berat badan dapat berkurang hanya dengan minum air mungkin terdengar seperti tipuan, tetapi pemikiran itu mengandung sebagian kebenaran.

Saat Anda minum air, saraf-saraf simpatetik mulai terstimulasi, mengaktifkan metabolisme energi serta meningkatkan konsumsi kalori, dan hasilnya adalah berkurangnya berat badan. Saat Anda menstimulasi saraf simpatetik, (hormon) adrenalin disekresikan [Wied Harry: disekresikan = diproduksi dan “dikeluarkan”/diedarkan]. Adrenalin mengaktifkan (enzim) lipase dalam jaringan lemak yang sensitif terhadap hormon, yang kemudian menguraikan trigliserida menjadi asam lemak dan gliserol sehingga tubuh menjadi lebih mudah membakar lemak yang tersimpan.

Ada beberapa laporang yang menunjukkan betapa besar peningkatan konsumsi kalori sebagai akibat minum air. Menurut laporan-laporan ini, dengan minum sedikit lebih banyak daripada 2 gelas air secara teratur 3 kalo sehari meningkatkan jumlah kalori yang dibakar dalam tubuh sebesar kira-kira 30%. Terlebih lagi, sekitar 30 menit setelah minum air, tingkat PEMBAKARAN KALORI mencapai puncaknya.

***Air yang BERSUHU LEBIH RENDAH daripada suhu tubuh, tetapi tidak sedingin es, adalah air yang paling efektif untuk menurunkan berat badan.***

Dengan kenyataan ini, menjadi jelas bahwa orang-orang yang kelebihan lemak (tubuh alias kegemukan) sebaiknya membiasakan diri untuk minum setidaknya 6,5 GELAS AIR YANG BAIK SETIAP HARI. Dan jenis air apakah yang paling efektif untuk tujuan ini? Air yang suhunya lebih rendah daripada suhu tubuh Anda tapi tidak sedingin es. Menurut hasil eksperimen, air dingin bersuhu sekitar 21 oC akan meningkatkan konsumsi kalori. Air dingin dianggap bagus karena cukup banyak energi digunakan untuk menghangatkan air tersebut agar menyamai suhu tubuh.

Tubuh manusia dilengkapi dengan berbagai cara untuk MENSTABILKAN SUHU TUBUH. Contohnya, jika Anda pergi ke kamar mandi dan buang air kecil pada pagi hari yang dingin, Anda akan menggigil. Ini karena urine yang hangat, yang telah terakumulasi di dalam kandung kemih, tiba-tiba keluar dari dalam tubuh, dan menyebabkan tubuh menggigil untuk mendapatkan kembali sebagian dari kehangatan itu.

Kutipan dari halaman lain buku The Miracle of Enzyme:
… Namun, ingatlah bahwa jika Anda mencoba untuk meningkatkan konsumsi energi dengan cara meminum air yang terlalu dingin, seperti air es, hasilnya akan menimbulkan efek sebaliknya. Ini terjadi karena air yang terlalu dingin mendinginkan tubuh dengan seketika sehingga menyebabkan diare dan berbagai masalah fisik lainnya.

Akhir-akhir ini, terjadi peningkatan jumlah orang, terutama orang-orang muda, yang memiliki “SINDROM SUHU TUBUH RENDAH”, yakni rata-rata suhu tubuh seseorang sekitar 35 oC. Suhu tubuh yang rendah ini dapat menyebabkan berbagai efek yang berbahaya. Suhu tubuh normal seseorang yang sehat adalah sekitar 37 oC, tetapi begitu suhu tubuh menurun, KECEPATAN METABOLSIME PUN MENURUN hingga sekitar 50%. …

ULASAN WIED HARRY:
Ringkasan dari penjelasan di atas, minum air sejuk (bersuhu sekitar 21 oC) memacu pembakaran kalori, sehingga mempercepat proses penurunan berat badan pada penyandang kegemukan. Namun jika Anda minum air es dengan harapan akan terjadi pembakaran kalori lebih cepat lagi, yang terjadi justru sebaliknya: kecepatan sistem metabolisme -termasuk pembakaran kalori- melambat 50%.

air

Advertisements