Makan Campur Aduk

Wied Harry Apriadji:

Kebiasaan kita selama ini adalah makan campur aduk, menikmati secara bersamaan nasi + lauk pauk protein hewani maupun nabati + sayuran [+ buah], secara terus-menerus pagi-siang-malam.

Dalam pola makan sehat alami Food Combining, kita diajarkan makan nasi (atau sumber lain karbohidrat) terpisah dari lauk-pauk terutama yang hewani (sumber protein). Sebaiknya hidangan karbohidrat atau hidangan protein dikombinasikan dengan sayur-sayuran. Selain itu, buah dimakan tersendiri, tidak bersamaan dengan makanan apa pun lainnya.

Ternyata pada tahun 1924, Prof. Arnold Ehret juga menuliskan pendapat sama, dalam bukunya *The Muscusless Diet Healing System* – terjemahannya *Sistem Penyembuhan dengan Diet Tanpa Mukus* diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama.

Namun harap sabar membaca buku ini dan memahaminya. Mutu terjemahannya, dan juga editingnya -menurut saya- kurang bagus. Berikut kutipan dari halaman 61:

“… Satu kebenaran tentang kondisi darah manusia yang ditemukan oleh dokter adalah bahwa KEASAMAN MERUPAKAN TANDA PENYAKIT. Tidaklah mengherankan bahwa hal ini telah terjadi pada pemakan campuran, ketika orang ini setiap hari memenuhi perut dengan DAGING, ZAT TEPUNG [WIED HARRY: KARBOHIDRAT], MAKANAN MANIS, BUAH-BUAHAN DAN SEBAGAINYA PADA SAAT BERSAMAAN.

Buatlah pengujian pribadi bila Anda tidak sepenuhnya yakin. Makanlah menu biasa, dan satu jam setelah makan, muntahkanlah dari perut Anda maka Anda akan melihat campuran asam yang berfermentasi dari bau yang luar biasa, mengingatkan Anda akan tempat sampah, dan ketika diberikan kepada babi dapat menyebabkan hewan ini perlahan-lahan menjadi sakit.

Atau, bila Anda tidak ingin bertindak heroik, coba ikuti percobaan berikut: Kali berikutnya Anda makan malam pada hari Minggu, sajikan menu hidangan kepada seorang teman khayalan. Kosongkan porsinya ke dalam sebuah panci masak dengan kuantitas yang sama dengan yang Anda makan dan minum. Aduk hingga tercampur. Lalu, masaklah di atas kompor dengan panas sesuai suhu dalam jaringan (sekitar 36,9 oC) tak lebih dari 30 menit. Letakkan tutup di atas panci dan biarkan semalam. Ketika Anda mengangkat tutup di pagi hari, ada kejutan menanti Anda. …”

ULASAN WIED HARRY:
Bagus juga jika Anda mau melakukan percobaan yang disarankan Prof. Ehret. Dan, nantikan kejutannya!

Kira-kira sekacau itu jugalah menu makan pagi/siang/malam yang kita makan secara bersamaan sebagaimana kebiasaan kita selama ini. Artinya, sangat sedikit nutrisi yang terserap, dan lebih banyak yang akhirnya “membusuk” menjadi sampah dan zat toksin pencetus berbagai gangguan kesehatan.

Image

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s