STOP MARGARIN?

Margarin terbuat dari minyak goreng yang dipadatkan, shg bentuknya menyerupai mentega. Proses pemadatan ini mengubah sifat lemak jenuh bahan menjadi lemak trans yg jahat.

Asupan lemak trans berlebihan membuat sel2 membengkak, shg tidak berfungsi secara wajar. Dlm riset yg dilakukan oleh pakar dari Harvard University AS disimpulkan bahwa wanita yg mengonsumsi 4 sendok teh (rata) margarin atau lebih per hari memiliki risiko terkena penyakit jantung 65% lebih tinggi daripada yg mengonsumsi margarin kurang dari 1 sendok teh setiap bulan. Selain itu, peneliti jg menyebutkan bahwa para wanita yg rajin mengonsumsi margarin pun lebih mudah terkena kanker payudara, sedangkan para prianya rentan mengidap kanker prostat. 

Studi di Yunani menemukan bahwa memasak dg margarin telah terbukti meningkatkan risiko penyakit jantung hampir 90%.

Sumber: Buku *Stop Aging Now!*, Jean Carper

CATATAN WIED HARRY:
Memanfaatkan mentega (butter) dan minyak goreng (minyak kelapa) yg mengandung lemak jenuh akan lebih baik, asal pemakaiannya dibatasi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s