PEMANIS SINTETIS

Tak sedikit pengidap diabetes, penderita kegemukan, orang yg mau tetep langsing, mengonsumsinya. Dipikir aman, padahal… Silakan baca ini, terutama yg selama ini menganggap pemanis sintetis/buatan/tiruan lebih aman dari gula.

PEMANIS BUATAN
Pemanis buatan bersifat asam. Orang-orang jahat memasukkan aspartam (Nutrasweet), sakarin (Sweet and Low), neotame, suralose (Splenda), asesulfame (Sunette, Sweet & Safe, Sweet One), dan siklamat. Semua zat itu terurai menjadi asam mematikan di dalam tubuh. Sbg contoh, ketika Anda menelan aspartam, salah satu bahan -yakni metil alkohol- terurai menjadi formaldehida, racun saraf yg mematikan dan dikenal karsinogenik! (WH: memicu kanker). Namun, itu belum semua. Dari sana, ia berubah menjadi pembentuk asam (digunakan oleh semut api sbg racun dlm serangan2 mereka). Dan, itu hanya satu unsur dlm salah satu dari banyak pemanis buatan.

Berbagai gejala yg dapat disebabkan oleh pemanis buatan: sakit kepala, pusing, migren, vertigo, kejang, depresi, kelelahan, iritabilitas, peningkatan denyut jantung, jantung berdebar, insomnia (WH: gangguan sulit tidur), masalah penglihatan, gangguan pendengaran, telinga berdenging, kenaikan berat badan, kebas, kejang otot, nyeri sendi, sesak napas, rasa cemas, bicara meracau, dan mati rasa. Pemanis buatan jg dapat memicu atau memperburuk artritis, kelelahan kronis, diabetes, fibromialgia, tumor otak, MS (multiple sclerosis), Parkinson, Alzheimer, lupus sistemik, keterbelakangan mental, cacat lahir, gangguan tiroid, limfoma, dan epilepsi. 

Jangan biarkan mereka masuk ke dlm tubuh Anda untuk melakukan hal2 yg terburuk.

Pemanis yg lebih aman digunakan adalah pemanis yg berasal dari sumber tanaman alami, spt herbal *stevia* dan *chicory*, yg dapat Anda dapatkan di toko2 bahan pangan sehat di daerah Anda.

Dikutip sesuai aslinya dari buku *pH MIRACLE: Seimbangkan Asam-Basa Tubuh Anda dan Raih Kesehatan Optimal* oleh Robert O. Young, Ph.D., D.Sc. dan Shelley Redford Young, LMT. Penerbit: Qanita Bandung

Spy tuntas bacanya dan tambah luas pengetahuan kita mengenai makanan enak-sehat-alami, lebih sip punya bukunya.

SARAN WH:
Lebih baik minimalkan asupan makanan-minuman manis bergula. Puaskan kebutuhan rasa manis dg mengonsumsi gula alami yg masih terdapat secara alami dlm bahan makanan segar, terutama manis alami buah-buahan segar (buah potong maupun jus buah). Lebih baik tidak memanjakan lidah dg manis berlebihan, krn pankreas pun punya kemampuan maksimal (yg terbatas) dlm mentoleransi jumlah gula yg bisa diuraikannya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s