GARAM! GARAM! GARAM!

Suka yg asin-asin? Waspada. Yuk kita simak penjelasan Dr. Handrawan Nadesul, dlm buku beliau SEHAT ITU MURAH hal. 190.

WASPADAI GARAM DAPUR

Ada orang yg tubuhnya sensitif thd garam dapur (salt sensitive person). Kelompok orang ini lebih mudah naik tekanan darahnya bila mengonsumsi garam dapaur berlebihan. Dlm garam terkandung natrium (sodium). 

Budaya yg menjadikan lidah manusia menyukai rasa asin melebihi kebutuhan tubuh. Itu sebabnya menu orang modern cendering berlipat-lipat kandungan garam dapurnya. Hal itu yg menyebabkan banyak orang sekarang yg tekanan darahnya cendering meninggi. Pengalaman penulis di Kabupaten Bogor menemukan orang pedesaan “banyak” yg hipertensi gara-gara konsumsi hariannya ikan asin melulu. 

Peran garam dapur dlm meninggikan tekanan darah hrs lebih diwaspadai daripada menu daging, lemak, atau lainnya. Mengonsumsi daging, lemak, udang, cumi, tidak langsung seketika menaikkan tekanan darah. Tekanan darah meninggi bila rutin dan berlebihan mengonsumsi daging merah, lemak, dan kolesterol untuk waktu lama. 

Lemak jenuh dan kolesterol dlm menu harian yg menjadikan pembuluh darah ber-“karat lemak”. Pembuluh darah yg sudah sakit itu yg kemudian akan meninggikan tekanan darah.

Tidak demikian halnya dg mengonsumsi garam dapur. Natrium yg berlebihan dlm sekali konsumsi itu saja sudah bisa langsung meninggikan tekanan darah seketika. 

Tanpa menambahkan konsumsi garam dapur, tubuh sesungguhnya sudah memperoleh kecukupan natrium dari sayur-mayur, buah, dan makanan pokok. Jadi, sebetulnya menu harian tak perlu sp terasa asin pun sudah dpt mencukupi kebutuhan natrium tubuh. Namun, sekali lagi, budaya yg mengajarkan lidah manusia menuntut garam melebihi kebutuhan.

Bagi yg berbakat darah tinggi, perlu memilih garam dapur dg natrium rendah (low sodium salt) yg dijual bebas di pasaran.

ULASAN WIED HARRY:
(1) Alinea ke2 dari bawah hendaknya digarisbawahi (“… Tanpa menambahkan konsumsi garam dapur, tubuh sesungguhnya sudah memperoleh kecukupan natrium dari sayur-mayur, buah, dan makanan pokok. Jadi, sebetulnya menu harian tak perlu sp terasa asin pun sudah dpt mencukupi kebutuhan natrium tubuh. ..”). Pola makan mengutamakan konsumsi aneka sayur-sayuran segar (termasuk sayuran mentah berupa lalap, salad, maupun jus sayuran) serta beragam jenis buah-buahan segar akan meminimalkan asupan garam dapur, tanpa mengurangi pemenuhan kebutuhan tubuh akan natrium. 
(2) Saatnya untuk menata kembali ambang indra pengecap kita thd rasa asin yg dibentuk oleh budaya. Tambahkan garam sesedikit mungkin(!) ke dalam masakan, cukup asal tidak hambar saja.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s