DIABETES: SEKARANG BISA DISEMBUHKAN?

Dalam New England Journal of Medicine 12 Februari 2004 disebutkan penyebab utama diabetes adalah ketidakmampuan sel otot merespon hormon insulin. Dalam kondisi normal, hormon insulin seharusnya bisa membantu membuka “gembok” sel otot, sehingga kelebihan gula darah (glukosa) yang beredar dalam aliran darah dapat segera digudangkan di dalam sel-sel otot. Dengan demikian, gula tidak berkeliaran dalam jumlah berlebihan di dalam darah. Ternyata kegagalan kerja insulin ini dikarenakan adanya lemak berlebihan di dalam sel otot.

Sebenarnya setiap sel otot secara alami menyimpan cadangan lemak (lipid intramioseluler) dalam jumlah terbatas, yang akan segera habis “terbakar” menjadi sumber energi/tenaga begitu kita beraktivitas. Namun pada penderita –maupun calon penderita– diabetes tipe-2, lemak dalam sel otot jumlahnya terlalu berlebihan, bahkan dari riset ditemukan jumlahnya bisa 80% lebih tinggi dari normal. Lemak sel ini berbeda dengan lemak pinggang. Begitu pun bagaimana sampai lemak-lemak ini menumpuk pada tempatnya masing-masing, berbeda penyebabnya. Seseorang berbadan kurus tidak menjamin sel-sel ototnya tidak dipenuhi lemak. Penumpukan lemak dalam sel otot lebih disebabkan kegemaran makan makanan berlemak. Sebaliknya, penumpukan lemak pinggang dikarenakan sebab yang sama, plus kelebihan asupan makanan sumber kalori lainnya, yakni karbohidrat dan/atau protein. 

Untuk mengembalikan fungsi insulin membuka “gembok” sel-sel otot agar kelebihan gula darah bisa disimpan dengan cermat dalam otot, pola makan diarahkan untuk menghilangkan lebihan lemak dalam sel-sel otot. Setelah lebihan gula dalam aliran darah bisa digudangkan dalam sel-sel otot, maka kadar normal gula darah bisa terjamin. Dengan cara ini, diabetes tipe-2 dapat disembuhkan. Hanya membatasi asupan makanan memiliki IG (indeks glikemik) rendah belum menjamin diabetes tipe-2 bisa teratasi, selama tumpukan lemak dalam sel masih bercokol dan mengganggu fungsi insulin. 

Merespon hasil riset tersebut, Dr. Neal D. Barnard, M.D. dalam bukunya *Dr. Neals Barnard’s Program for Reversing Diabetes: The Scientifically Proven System for Reversing Diabetes without Drugs* memberikan 3 pilar panduan pola makan sehat alami untuk mengatasi diabetes tipe-2:
1. TINGGALKAN SEMUA BAHAN MAKANAN HEWANI, BAIK YANG SEGAR MAUPUN HASIL OLAHANNYA. Artinya, Anda harus menjalankan pola makan sehat alami VEGETARIAN. Telur dan susu, serta segala jenis hasil olahannya seperti yogurt, termasuk yang juga harus disingkirkan. Bahkan ikan segar pun, yang selama ini dipuji karena kandungan lemak sehatnya, disarankan dihilangkan dari menu harian. Sesehat apa pun jenis lemak ikan, lemak tetaplah lemak. Bagi pengidap diebetes tipe-2, lemak melumpuhkan peran hormon insulin. 
2. BATASI KONSUMSI MINYAK GORENG SEMINIMAL MUNGKIN. Gunakan minyak goreng dalam jumlah sangat terbatas hanya untuk menumis. Makanan gorengan harus disingkirkan dari menu harian. Selama masa terapi, makanan mengandung lemak alami sebaiknya disisihkan dulu: avokad, buah zaitun, selai kacang (peanut butter). 
3. UTAMAKAN MAKANAN MEMILIKI IG (INDEKS GLIKEMIK) RENDAH. Makanan dengan IG tinggi menaikkan kadar gula darah dengan cepat dan peningkatannya relatif tinggi. 

Makanan IG (Indeks Glikemik) rendah:
• Polong-polongan: kacang merah, kacang hijau, kacang hitam, kacang tolo, kedelai (termasuk tempe, tahu, susu kedelai polos), miju-miju (dhaal), kacang polong, dll.
• Beragam sayuran daun hijau.
• Hampir semua buah-buahan memiliki IG rendah. Meskipun manis, buah segar tidak menaikkan kadar gula darah dengan cepat. Kecuali nanas dan semangka yang memiliki IG lebih tinggi dibanding buah-buah lainnya.
• Nasi beras merah, bulgur, jawawut (millet), kuskus (couscous).
• Ubi jalar dan singkong.
• Havermut (oats) dari jenis rolled oats dan quick cooking oats.

Untuk memudahkan para pengidap diabetes tipe-2 menyiapkan menu makanan hariannya, Dr. Barnard menyarankan kita agar cermat “meramu” bahan makanan dari 4 kelompok makanan baru:
1. Kelompok padi-padian berkulit ari
2. Kelompok polong-polongan
3. Kelompok sayuran – terutama sayuran hijau
4. Kelompok buah-buahan

ULASAN WIED HARRY:
1. Contoh menu harian metode FOOD COMBINING:

BANGUN TIDUR: 1 gelas (250 ml) air suam-suam kuku + 2 sdm air jeruk lemon/nipis
MAKAN PAGI (setelah makan pagi, buah dinikmati setiap kali lapar, hingga 30 menit sebelum makan siang):
• 1 piring makan buah potong (pepaya, jeruk, sirsak)
MAKAN SIANG:
• Nasi beras merah
• Sayur bening campur: bayam, gambas/oyong, kemangi, taoge, wortel
• Penyet tempe: tempe panggang + sambal dadak + lalap sayuran mentah
• Pepes kacang tolo
KUDAPAN SORE:
1 gelas (250 ml) jus sayuran: sebagian besar bahannya adalah sayuran hijau (diproses dengan juice extractor)
MAKAN MALAM:
• Nasi beras merah
• Rujak kangkung: kangkung-taoge kukus + sambal asam jawa gula merah
• Perkedel kukus tahu + wortel serut halus (tambahkan sedikit tepung beras/maizena sebagai pengikat)
• Sate ambal jamur: sate jamur merang + saus tempe

2. Buku menu sebulan pola makan sehat alami FOOD COMBINING untuk membebaskan diri dari diabetes ala Dr. Neal Barnard sedang saya susun dan resep-resepnya sedang diuji coba. Diharapkan sebelum Maret 2012 sudah terbit dan beredar di toko-toko buku.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s