70/30

Mau lebih sehat *hanya* dengan makanan? Gampang. Kita simak – dan jalankan! – anjuran Robert O. Young, Ph.D., D.Sc. dan Shelley Redford Young, L.M.T. dalam bukunya *pH MIRACLE: SEIMBANGKAN ASAM-BASA TUBUH ANDA DAN RAIH KESEHATAN OPTIMAL*, Penerbit: Qanita.

“Buat setiap makanan menjadi paling tidak 70% alkalin (dan 30% asam). Namun, yang lebih baik adalah 80/20, yang diperlukan ketika sakit. Jika Anda sudah melakukannya saat sarapan, makan siang dan makan malam akan sama mudahnya. 

Proses ini adalah manajemen visual, bukan pengukuran berat atau kalori. Cukup jadikan SAYURAN SEBAGAI PEMERAN UTAMA dalam piring Anda, yang barangkali sebelumnya didominasi protein (misalnya daging) atau karbohidrat (contohnya pasta – WH: nasi). Sajikan dua-tiga jenis sayuran bersama makanan pokok. Atau, siapkan sayuran di luar porsi tersebut: makanlah semangkuk besar (WH: sepiring makan) salad sayuran atau sup sayuran setiap kali makan. 

Bumi terdiri dari 70% air. Tubuh kita mengandung 70% air. Seimbangkan isi piring Anda: paling tidak santap makanan alkalin berkadar air tinggi (70% atau lebih).”

ULASAN WIED HARRY:
Secara umum, bahan makanan bersifat alkalin adalah sayur-sayuran segar (terutama sayuran mentah: jus sayur, salad sayuran, lalap sayuran) dan buah-buahan segar. Sayuran dan buah yang diolah/diproses tidak masuk dalam kategori ini, seperti sawi asin, manisan buah, sayuran/buah kalengan. Bahan makanan bersifat asam adalah semua bahan makanan selain yang bersifat alkalin tersebut, yakni karbohidrat (nasi, jagung, umbi-umbian, roti, mi, pasta, dll), protein (daging, ayam, ikan, dll), lemak (minyak goreng, mentega, kacang tanah, kacang mete, kenari, dll), semua makanan-minuman dan bumbu pabrikan/olahan/kemasan/kalengan/botolan/instan/sejenisnya. 

Yang diminta dalam pola makan “baru” ini bukanlah Anda menghindari bahan makanan pembentuk asam, tetapi MEMBATASINYA; sehingga komposisi dominan setiap kali makan SELALU SAYURAN. Jika belum mampu melakukannya atau sedang berhalangan karena kondisi yang tidak memungkinan, PASTIKAN DALAM SEHARI PORSI MAKANAN YANG DOMINAN ADALAH SAYURAN. Di antara sayuran yang dikonsumsi setiap hari, PASTIKAN SEBAGIAN ADALAH SAYURAN MENTAH. Baik sebagian kecil sayuran mentah maupun –lebih baik jika– sebagian besar sayuran mentah. Dalam sayuran mentah masih tersimpan enzim, yang diperlukan tubuh sebagai tonik penggiat fungsi organ cerna, yang sekaligus membantu pemulihan organ cerna jika sedang “sowaq” (terganggu). Tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, asam urat tinggi, gula tinggi, adalah sebagian contoh sinyal yang dikabarkan tubuh bahwa ada organ cerna yang sedang “sowaq”. Jika sayuran dimasak, kandungan enzimnya akan rusak, karena enzim sudah mulai rusak pada suhu 40 oC (hangat menuju panas). 

Nikmati buah-buahan segar di antara waktu makan atau paling lambat 30 menit sebelum makan. Makan dalam porsi piring makan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s